Seberapa penting perencanaan bagi sebuah kesuksesan? Ketika kita gagal merencanakan, sebenarnya kita merencanakan kegagalan. Suka atau tidak suka, keberhasilan adalah sebuah proses yang didalamnya terdapat tahapan demi tahapan yang berjalan secara kronologis.
Jika seorang tidak merencanakan proses pentahapan tersebut, maka akan melahirkan suatu kegagalan.
Pentahapan yang dimaksud disini adalah serangkaian aksi atau keputusan-keputusan yang melahirkan suatu hasil. Jadi, amat penting suatu perencanaan bagi terjadinya suatu keberhasilan. Untuk lebih sederhananya, kita melakukan pendekatan analogi.
Jika kita mendefinisikan kesuksesan itu adalah berhasil membangun rumah tinggal yang nyaman dan artistic, maka untuk mewujudkan cita-cita itu apa yang harus kita lakukan pada tahap pertama?
Baca : Buat cover Kolam Renang dengan Baja Ringan
Baca : Buat cover Kolam Renang dengan Baja Ringan
Mungkin ada yang menjawab kumpulkan uang sebanyak mungkin untuk membangun rumah, atau ada pula yang menjawab mendatangkan para kontraktor rumah untuk mendapatkan harga terbaik, dan sebagainya dan sebagainya. Tapi jawaban semua itu kurang tepat.
Untuk memiliki rumah yang asri dan berarsitektur tinggi, langkah pertama dan utamanya adalah membuat perencanaan. Dari situlah seharusnya kita mulai, sebelum melakukan hal yang lain.
Dengan merencanakan segala sesuatunya, kita bisa lebih terarah dalam mengambil keputusan dan terukur ketika berhadapan dengan kemungkinan terjadinya resiko.
Dengan perencanaan yang terbaik, maka potensi untuk sukses tinggal 50% selesai. Sisanya adalah mewujudkan perencanaan itu dalam bentuk aksi atau action yang nyata. Begitu besar peran perencanaan hingga pepatah yang mengatakan ketika kita gagal merencanakan, kita merencanakan kegagalan, itu sangat masuk akal.
Tanyakan pada diri sendiri, apakah kita sudah memiliki rencana yang jelas dalam hidup ini? Tak perduli anda di usia berapa sekarang, yang terpenting, dari titik usia sekarang menuju usia produktif, apa yang akan anda lakukan untuk mendapatkan kualitas hidup yang jauh lebih baik dari masa sebelumnya.
Inilah pentingnya perencanaan.
Baca juga : Jasa Buat Rumah Murah
Baca juga : Jasa Buat Rumah Murah
Semakin jelas rencana hidup anda, akan semakin mudah anda merealisasikan rencana besar anda itu setiap hari. Jika rencana anda sangat besar, dan memang seharusnya sebesar mungkin, maka bagilah kedalam beberapa rencana yang lebih kecil untuk merealisasikannya.
Ingat filosofi makan gajah?
Mereka yang belum tahu teknik sukses, pasti akan kebingungan menjawab pertanyaan tersebut. Bagaimana memakan gajah yang besarnya 20 kali lipat dari anda? Pasti bingung bagi yang belum paham, namun bagi yang sudah memiliki pola pikir sukses, tentu jawabannya sangat mudah, yaitu sepotong demi sepotong.
Pun dengan menghadapi hidup ini.
Baca : Jasa Las Murah Banget, Khusus Buat Tangga Besi
Baca : Jasa Las Murah Banget, Khusus Buat Tangga Besi
Sebesar apapun cita-cita anda, akan lebih mudah dicapai jika berpikir cara memakan gajah, yaitu sepotong demi sepotong. Buatlah visi dan misi hidup ini yang dibagi kedalam lima bagian, yaitu visi dan misi kehidupan pribadi, kehidupan keluarga, kehidupan social, kehidupan bisnis serta kehidupan spiritual.
Semua misi kehidupan itu berukuran besar, namun dengan teknik dipecah jadi lebih kecil, maka lebih mudah diwujudkan. Itulah gunanya perencanaan, yaitu strategi memotong rencana besar menjadi beberapa rencana kecil, lalu diwujudkan secara bertahap, satu demi satu. Prinsip ini bisa kita terapkan untuk semua level kehidupan, dan hasilnya benar-benar bisa diandalkan.
Banyak orang mengeluh untuk membuat perencanaan. Mereka terbiasa bekerja secara asal-asalan, yang penting berusaha. Padahal, untuk mencapai sukses, ada rencana yang jelas dan tegas agar semuanya terwujud dengan kronologis yang benar. Ini bukan soal membuat rencana atau tidak membuat rencana, bukan juga setelah dibuat rencana lalu dilupakan, tapi lebih kearah komitmen untuk sukses.
Rencana adalah alat yang kita gunakan agar mempermudah kita menuju sukses.
Dengan membuat rencana, maka 50% pekerjaan kita mengejar sukses sudah selesai, dan sisanya butuh komitmen yang tinggi agar semua rencana kita terwujud. Dan khabar baiknya, cara ini dipakai oleh orang-orang berkaliber tinggi, dan memiliki prestasi sukses yang luar biasa.
Lihat orang sukses, pasti mereka memiliki jadwal yang pasti. Mereka hidup dengan penuh rencana. Tak ada satu hari pun yang tidak direncanakan, karena jika itu dilakukan sama halnya mereka merencanakan kegagalan. Orang sukses tidak mau gagal, karena itu mereka pasti memiliki rencana. Rencana yang pasti, dan pasti memiliki rencana.
Alangkah indahnya gaya hidup orang sukses, mereka memiliki jadwal yang padat namun tetap fleksibel. Setiap langkah orang sukses adalah rencana yang sudah dibuat. Mulai dari kearah mana dia menuju hingga para pukul berapa ia harus bergerak atau menunggu moment. Semua tercatat dan tersusun rapi. Bahkan orang sukses berani membayar mahal asisten pribadi untuk mencatat semua aktivitas dan rencana. Ini menunjukkan betapa penting pengaturan suatu rencana, termasuk jadwal waktu dan agenda kerja.
Rencana bisa pula berarti teknik mendapatkan sesuatu.
Ketika kita ingin pergi dari Jakarta ke Surabaya, kita dituntut untuk memutuskan, lewat jalur mana kita akan menuju Surabaya? Pakai kendaraan apa , kapan dan seberapa cepat waktu yang diperlukan untuk sampai disana?
Semua itu perlu rencana sebelum bergerak. Bayangkan, ketika kita bergerak tanpa rencana, asal pergi dan tanpa pikir panjang lagi, apa yang terjadi? Mungkin saja setelah dipertengahan jalan, anda melupakan banyak hal. Barang penting yang ingin dibawa ke Surabaya, lupa tertinggal, belum mengerjakan sesuatu di Jakarta padahal dead line 3 jam lagi, dan parahnya anda lupa jadwal pertemuannya yang seharusnya di Surabaya 2 minggu lagi, tapi berangkat hari ini. Semua disebabkan karena kurang perencanaan yang matang. Itulah pentingnya suatu perencanaan.
Coba pindahkan analogi cerita diatas dengan kehidupan. Anda sudah berangkat dari satu titik dan menuju kesebuah titik tapi anda masih bingung ke titik mana? Anda hanya berpikir, yang penting jalan dan ikuti saja kemana hidup mengalir. Apa yang terjadi? Anda tak akan pernah sampai kemana-mana.
Ketika ada seorang bertanya pada orang sukses, orang tersebut mengeluh pada orang sukses tentang perjalanan hidupnya. Dia bercerita bahwa dirinya tidak memiliki rencana dalam hidup, dan kehidupannya penuh dengan tindakan. Tapi tindakkan itu tidak membawa dia ke pada tempat yang ia impikan, sementara usianya sudah semakin tua.
“Saya sudah hidup selama 60 tahun dibisnis, tapi sepertinya bisnis saya tidak pernah berhasil auto pilot, apa yang salah pada diri saya ?”
kata orang itu
Orang sukses itu dengan entengnya menjawab “ Anda tidak pernah menjalankan bisnis selama 60 tahun, tapi menjalankan bisnis selama satu tahun yang diulang sebanyak 60 kali” ujar orang sukses itu dengan tegas.
Dialog sederhana itu mengajarkan pada kita, bahwa tanpa perencanaan yang jelas maka hidup ini seperti jalan ditempat dan hanya melakukan pengulangan kesalahan dari masa-masa lalu hingga kini sebanyak usia kita. Padahal, hidup ini seperti tangga, harus ada peningkatan dari waktu ke waktu. Bukan treadmill, semakin lari kencang tetap ditempat. Salam sukses.








