Alvi Hadi Sugondo berpendapat, penghasilan itu sesuatu yang penting untuk diamankan. Menjadi sia-sia jika kita tak bisa menyimpan jerih payah yang kita kumpulkan selama berhari-hari selama sebulan, langsung habis dalam beberapa hari saja.
Penghasilan seharusnya suatu kesempatan untuk bisa mencapai kondisi yang kita inginkan. Dengan adanya penghasilan yang bisa kita simpan, maka secara tak langsung kita memiliki masa depan yang jauh lebih baik.
Namun, banyak karyawan dan juga pemilik bisnis pemula, harus belajar banyak untuk mengelola keuangan mereka. Ini memang berat, karena ketika uang ditangan ( atau di ATM), selalu ada saja dorongan untuk berbelanja. Dan ini berlaku untuk pria dan wanita.
Nah, dengan sedikit pemahaman yang benar tentang seni mengelola keuangan, kita mulai belajar untuk menyisihkan agar kelak jika ada kebutuhan yang mendesak, dana sudah tersedia.
PADA POS KEHIDUPAN ( CASHFLOW PARTISI)
Pos kehidupan maksudnya, kita memiliki beberapa tempat penyimpanan khusus untuk uang yang kita terima setiap bulannya. Misalnya ada pos untuk kebutuhan bulanan ( transportasi, uang makan, uang cadangan di jalan), pos tabungan, pos investasi, pos amal, pos asuransi, pos jajan dan banyak lagi. Intinya, anda yang atur sesuai kebutuhan.
"Ketika gaji atau penghasilan dari bisnis datang, segera dipecah dan masukkan ke pos masing-masing. Lakukan kebiasaan ini seumur hidup, maka anda akan merasakan manfaatnya.
Seni mengatur keuangan pribadi sangat penting bagi kita semua" ujar Alvi Hadi Sugondo
Dengan adanya sistim partisi ( memecah pendapatan menjadi bagian-bagian pengeluaran dan investasi), akan menjamin masa depan keuangan kita jauh lebih pasti.
Timbul pertanyaan, bagaimana cara mengendalikan hawa nafsu berbelanja ?
Itu semua soal kemauan saja. Niatkan dengan kuat, betapa nikmat memiliki gaya hidup pasif income kelak. Anda sedang berlatih menciptakan dana pensiun. Jadikan setiap uang di pos investasi sebagai uang pasif income anda kelak.
"Dan itu harus dalam bentuk EMAS, bukan uang tunai.
Dana pensiun idealnya memang dalam bentuk tabungan emas, karena tidak tergerus dengan inflasi. Jadi, ketika sudah mencapai usia 30 tahun kedepan, tabungan emas anda sudah sangat cukup bisa membiayai masa tua anda kelak.
Untuk pos yang lain, sebaiknya juga anda kreasikan dengan kreatif. Jangan habiskan semua. Misalnya pos uang makan. Jika anda bisa berhemat, dan ada kelebihan dana makan anda, sebaiknya di masukkan ke pos investasi atau pos dana cadangan (darurat)" ujar Alvi Hadi Sugondo
Dengan kebiasaan ini maka kita bisa mengontrol semua pemasukan kita setiap hari.
Jadikan gaya hidup sederhana sebagai pilihan terbaik, karena hakekatnya orang kaya itu memiliki karakter sederhana, namun memiliki kemampuan menyimpan uang yang luar biasa, hingga dia memiliki apa pun yang ia inginkan tapi tidak dipamerkan.
Selamat berlatih mengelola keuangan pribadi dengan sistim cashflow partisi. Semoga sukses.



Cashflow Partisi, menjamin masa depan keuangan anda jauh lebih baik dan pasti. Prinsipnya sedikit demi sedikit, lama-lama jadi bukit , bagaimana komentar anda?
BalasHapus