Responsive Banner design
Home » » ALVI HADI SUGONDO "MEMBANGUN MIND SET ENTREPRENEUR SUKSES, SEMAKIN DINI SEMAKIN BAIK"

ALVI HADI SUGONDO "MEMBANGUN MIND SET ENTREPRENEUR SUKSES, SEMAKIN DINI SEMAKIN BAIK"

Pola pikir pengusaha menjadi kompas penentu arah, kemana bisnis hendak melangkah. Walau pun strategi bisnis anda bagus, tim anda solid dan capital bisnis berlimpah, tapi jika salah arah dalam melangkah, tetap saja bisnis tak mengalami kemajuan yang diharapkan.

Kedengarannya sederhana, ah Cuma pola pikir. Tapi jika salah men setting dari awal, maka perjalanan bisnis anda akan tersesat, semakin jauh dari rencana awal. Kecuali jika anda saat pertama membangun bisnis belum ada rencana, maka tersesat pun bukan masalah bukan?

Bagaimana cara membangun pola pikir menjadi pemilik bisnis yang berpotensi sukses?

Belajar dari para pebisnis sukses, ternyata ada benang merah yang membedakan antara pengusaha sukses satu dengan pengusaha sukses yang lain. Apa perbedaan yang paling signifikan tersebut? Jawabnya adalah pola pikir ( mind set).

Pola pikir pengusaha sukses sangat berbeda dengan pola pikir pemilik usaha, terlepas dari seberapa besar ukuran bisnis mereka. Pola pikir pemilik bisnis masih sibuk mengejar profit bulanan untuk bisa bertahan. Sementara pola pikir pebisnis sukses, selain mengejar profit mereka juga membangun asset.

Aset disini memiliki arti yang sangat luas. Termasuk membangun visi dan misi perusahaan merupakan asset intangible yang maha penting.  Kelihatannya sangat sederhana, Cuma visi dan misi saja. Tapi inilah yang membedakan mana pemilik bisnis yang on the track dan mana out of the track terhadap tujuan utama mereka membangun bisnis.

Pola pikir adalah arah kemana kaki melangkah. Bayangkan, jika bisnis adalah mobil yang bergerak, maka pola pikir adalah kompasnya. Tentu kompas akan berguna jika kita memiliki tujuan yang jelas (visi), sementara rutenya itu adalah misi yang harus dijalankan setiap waktu. Jadi visi dan misi itu seperti tujuan dibisnis dan jalan yang digunakan bisnis untuk beroperasi. Sementara mind set adalah kompas yang sangat bisa diandalkan agar tidak salah arah.

Jadi, betapa powerfull arti kompas bagi pemilik bisnis. Bahkan ketika baru memulai bisnis, kompas harus selalu dibawa, agar tidak tersesat saat menjalankan bisnis. Jika tersesat, anda tidak hanya rugi waktu, tapi juga rugi biaya dan rugi emosional.

Pola pikir seharusnya menjadi kebiasaan hidup seumur hidup yang harus dipatuhi pelaksanaannya. Sebagai calon pemilik bisnis sukses, anda harus paham, bahwa membangun bisnis itu tak sebatas seni dan pengetahuan untuk menumpuk profit sebanyak mungkin, tapi hakekatnya adalah membantu secara professional masyarakat luas agar mereka terpenuhi kebutuhannya dengan hasil yang diharapkan.

Jika pengusaha hanya focus hanya mencari profit dalam menjalankan bisnis, apa artinya dengan karyawan? Anda sebagai pemilik bisnis bekerja, karyawan anda juga bekerja. Apa yang membedakan anda dengan karyawan anda?

Jawabnya adalah mind set. Jelas mind set pemilik bisnis dengan mindset karyawan ibarat bumi dan langit. Pebisnis punya cara pandang jangka panjang, sementara karyawan hanya jangka pendek.

Pebisnis memiliki cara pandang menciptakan peluang dan kebutuhan, sementara karyawan bekerja semaksimal mungkin untuk mengharapkan gaji bulanan dan tunjangan lainnya. Dan banyak lagi perbedaan antara pemilik bisnis dengan karyawan, dari sisi cara pandang.

Mari perbaiki cara pandangn entrepreneur kita agar tidak tersesat dijalan yang salah. Bahwa, satu-satunya alasan mengapa kita ingin mandiri adalah karena lebih punya banyak waktu untuk mencari tahu kebutuhan masyarakat lalu memenuhi dengan sebaik-baiknya.

Semoga apa yang sudah anda bangun selama bertahun-tahun membuahkan hasil. Dan semoga anda mengakhiri bisnis ini dengan warisan bisnis auto pilot. Tanpa anda, bisnis tetap jalan dan selalu menguntungkan setiap hari. Bravo pengusaha !

0 komentar:

Posting Komentar